Strategi Pembelajaran

 


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hai semuanya, Nama saya Dela Wulandari. Disini saya akan melaporkan dan berbagi hasil bacaan saya yaitu tentang strategi belajar, Hal ini untuk memenuhi tugas mata kuliah magang 1. Sumber dari bahan bacaan yang saya ambil yaitu dari jurnal "STRATEGI BELAJAR & PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA".

Kata strategi tentu sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Strategi mengandung arti proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi, disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai. Jadi, strategi sangat dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan, apalagi dalam hal Pembelajaran. Strategi yang terencana memegang peranan penting dalam proses pembelajaran. Strategi erat kaitannya dengan teknis dalam melaksanakan pembelajaran tersebut. Agar strategi tersebut tidak menjauh dari sasaran yang ingin dicapai, perlu pemahaman yang lebih. 

Cara belajar setiap individu juga berbeda. Hal ini berkaitan erat dengan strategi yang digunakan dalam proses pembelajaran. Strategi pembelajaran menjadi faktor utama dalam meningkatkan proses belajar bahasa dan keterampilan bahasa. Strategi pembelajaran yang tidak tersusun dengan baik memungkinkan adanya hasil yang tidak tercapai sesuai sasaran. Oleh karena itu, pembelajar perlu diarahkan dengan strategi-strategi yang tepat, terencana, dan mudah dalam pelaksanaannya. 

Dari jurnal yang saya baca, Strategi belajar dapat digambarkan sebagai sifat dan tingkah laku. Oxford mendefinisikan strategi belajar sebagai tingkah laku yang dipakai oleh pembelajar agar pembelajaran bahasa berhasil, terarah, dan menyenangkan. Strategi belajar mengacu pada perilaku dan proses berfikir yang digunakan serta mempengaruhi apa yang dipelajari. Strategi pembelajaran bahasa adalah tindakan melaksanakan rencana dengan menggunakan beberapa variabel seperti tujuan, bahan, metode, dan alat, serta evaluasi agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Strategi pembelajaran harus mengandung penjelasan tentang metode atau prosedur dan teknik yang digunakan selama proses pembelajaran berlangsung. Artinya, metode atau prosedur dan teknik pembelajaran merupakan bagian dari strategi pembelajaran. Hubungan antara strategi, tujuan, dan metode pembelajaran dapat digambarkan sebagai suatu kesatuan sistem yang bertitik tolak dari penentuan tujuan pembelajaran, pemilihan strategi pembelajaran, dan perumusan tujuan, yang selanjutnya diimplementasikan ke dalam berbagai metode yang relevan selama proses pembelajaran berlangsung. Dalam melaksanakan metode pembelajaran ada beberapa tahap, yang pertama adalah pendahuluan, pada kegiatan pendahuluan guru diharapkan dapat menarik minat peserta didik atas materi pelajaran yang akan disampaikan. 

Strategi Pembelajaran Langsung (direct instruction), Pada strategi ini merupakan pembelajaran yang banyak diarahkan oleh Guru. Strategi ini bersifat efektif untuk menentukan informasi atau membangun keterampilan tahap demi tahap. Biasanya, guru memberikan informasi tentang latar belakang, mendemonstrasikan keterampilan yang sedang diberikan kemudian memberikan waktu kepada peserta didik untuk dijadikan bahan latihan keterampilan tersebut dan menerima umpan balik apa yang anak didik lakukan. Strategi Pembelajaran Tidak Langsung (indirect instruction), Pada strategi ini umumnya diutamakan pada peserta didik walaupun strategi pembelajaran langsung dan tidak langsung dapat saling bergantung satu sama lain. Dalam strategi pembelajaran ini peranan guru yang biasanya disebut sebagai seorang penceramah bergeser menjadi fasilitator. Mengapa dikatakan seperti itu? Karena sebagai seorang guru harus dapat mengelola lingkungan belajar ketika di dalam kelas dan memberikan kesempatan kepada anak didik untuk ikut terlibat. Strategi Pembelajaran Interaktif, Dalam strategi pembelajaran interaktif lebih menekankan pada diskusi dan sharing antara guru dengan peserta didik. Karena dengan diskusi dan sharing dapat memberi kesempatan untuk peserta didik berkreasi terhadap gagasan, pendekatan, pengalaman dan pengetahuan serta dapat membentuk cara alternatif berpikir dan merasakan. Strategi Pembelajaran Mandiri, Pembelajaran mandiri merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk membentuk inisiatif dari tiap individu, kemandirian, dan peningkatan diri. Sistem strategi ini berfokus pada perencanaan belajar mandiri oleh peserta didik namun tetap dengan bantu seorang guru. Maksud dari belajar mandiri ini dapat dilakukan dengan teman sebaya nya atau dibentuk menjadi bagian kelompok kecil.

Adapun Strategi Keterampilan Berbahasa, Bahasa dipergunakan sebagaian besar pada aktivitas manusia. Semakin tinggi tingkat penguasaan bahasa seseorang, semakin baik pula penggunaan bahasa dalam berkomunikasi. Penggunaan berbagai teknik dan metode yang inovatif dapat menciptakan situasi pembelajaran yang kondusif. Melalui proses pembelajaran yang dinamis, diharapkan akan tercipta suatu bentuk komunikasi lisan yang terpola melalui keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.

Strategi Pembelajaran Keterampilan Menyimak, Keterampilan menyimak adalah satu bentuk keterampilan berbahasa yang bersifat reseptif. Keterampilan menyimak pada tahapan lebih tinggi mampu menginformasikan kembali pemahamannya malalui keterampilan berbicara maupun menulis. Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara, Keterampilan berbicara merupakan keterampilan memproduksi arus sistem bunyi artikulasi untuk menyampaikan kehendak, kebutuhan perasaan, dan keinginan kepada orang lain. Keterampilan berbicara diawali dengan adanya pemahaman minimal dari pembicara dalam membentuk sebuah kalimat. Sebuah kalimat, betapapun kecilnya, memiliki struktur dasar yang saling berkaitan satu sama lain sehingga mampu menyajikan sebuah makna. Strategi pembelajaran berbicara merujuk pada prinsip stimulus dan respon. Strategi Pembelajaran Keterampilan Membaca, Keterampilan membaca memiliki peranan penting dalam pengembangan pengetahuan dan sebagai alat komunikasi bagi kehidupan manusia. Fakta di lapangan menunjukan bahwa masyarakat di negara maju ditandai oleh berkembangnya suatu kebiasaan membaca yang tinggi. Membaca merupakan suatu kegiatan untuk mendapatkan makna dari apa yang tertulis dalam teks. Pembelajaran membaca harus memperhatikan cara berfikir teratur dan baik. Membaca melibatkan semua proses mental yang lebih tinggi seperti ingatan, pemikiran, daya khayal, pengaturan, penerapan, dan pemecahan masalah. Strategi Pembelajaran Keterampilan Menulis, Keterampilan menulis didasari oleh penguasaan berbagai unsur kebahasaan maupun unsur diluar bahasa yang akan menjadi isi dalam tulisan. Keduanya harus terjalin sehingga menghasilkan tulisan yang runtun dan padu. Keterampilan menulis merupakan suatu usaha untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan yang dilakukan secara tertulis. Isi tulisan yang diungkapkan dapat dipilih secara cermat dan disusun secara sistematis agar dapat dipahami dengan tepat. 

Oleh karena itu strategi sangat dibutuhkan karena strategi pembelajaran menjadi faktor utama dalam meningkatkan proses pembelajaran dan keterampilan bahasa. Strategi yang terencana memegang peranan penting dalam proses pembelajaran. Agar strategi tersebut tidak menjauh dari sasaran yang ingin dicapai perlu pemahaman yang lebih baik dalam kegiatan pembelajaran bahasa. Strategi yang berhubungan secara langsung antara pengajar dan peserta didik sehingga menimbulkan stimulus dan respon sangat berperan penting. Komponen program pengajaran yang berpusat pada pengajar, peserta didik dan materi pengajaran juga perlu diterapkan agar pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Strategi yang berpusat pada peserta didik merupakan strategi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk aktif sehingga pengajar hanya berperan sebagai fasilitator dan motivator. Dalam pembelajaran keterampilan berbahasa strategi keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis didukung oleh teknik pengajaran yang sesuai dan perlunya penilaian keterampilan berbahasa dengan berbagai tes keterampilan untuk mengetahui hasil dari proses pembelajaran. Sehingga dapat meningkatkan mutu dan kualitas dalam keterampilan berbahasa setiap individu.

Mungkin hanya itu yang dapat saya paparkan, semoga bermanfaat untuk kite semua. Mohon maaf jika ada salah kata dan mohon masukannya.

Terimakasih 🙏


Sumber:

Fatimah, Ratna. 2018. STRATEGI BELAJAR & PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA. Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Indraprasta PGRI. Vol 1 No 2 Oktober 2018

Komentar